Jumat, 14 Desember 2012
Gigs : White Shoes And The Couples Company at Eyegasmic 2012
Gigs : Munchausen Trilemma at Satisfaction 2011
Jumat, 06 Juli 2012
Review : Frau

"Setelah sempat mengenyam karir di Anggisluka, mencabik bass di Essen Und Blood dan menjadi kibordis ‘tambahan’ di Southern Beach Terror, mahasiswi ini diam-diam merangkai beberapa komposisi lagu yang dimainkan dan dinyanyikan sendirian. Beberapa lagunya mengadopsi jurus maut Regina Spektor dan sisanya punya rasa lebih manis dikecap di segala cuaca dan suasana layaknya musik pop ampuh pada umumnya." - berasal dari http://yesnowave.com/yesno042/
Rabu, 20 Juni 2012
Review : Monkey To Millionaire - Man
Ketika ditanya mengapa Man yang dipilih menjadi single pertama, Agan (bass) menjawab, ”Sepertinya lagu ini cukup mewakili konsep dan warna musik kita di album terbaru”.“He would smile, like he was friendly…. He would stab you right in the back of your head!” sepenggal lirik di lagu Man yang cukup untuk mengartikan makna dibalik lagu tersebut. “Setiap manusia punya sifat jahat di dalam diri mereka, meskipun dia keluarga terdekat, ataupun kawan. Tersenyum di depan, menikam di belakang, itulah maksud dari lagu Man”, ujar Wisnu (vokal, gitar).
Sedikit bocoran untuk album kedua ini akan berisikan 10 lagu, dimana Wisnu Adjie masih memegang kendali penuh di bagian lirik. Tema yang diangkat pun masih seputar kejadian sosial, maupun pribadi. Wisnu menjelaskan sedikit perihal album yang sedang mereka kerjakan , “Yang jelas album kedua ini akan lebih kasar suaranya dan lebih enerjik dibanding album yang lalu”.
-dikutip dari blog mereka
Wisnu Adjie – Vokal/Gitar
Agan Sudrajat – Bass
Informasi dan kontak :
Ph.0856.972.93700
Monkey2millionaire@yahoo.com
Facebook.com/monkeytomillionaire
Twitter : @monkey2mill
Jumat, 06 April 2012
Review : Afternoon Talk

Dalam industri musik Indonesia, sangat jarang terdengar kemunculan band-band di luar Jawa dan Bali. Padahal pergerakan musik di sana juga menggeliat dan hidup. Banyak band berkualitas, namun karena kurang publikasi hanya dikenal di daerah masing-masing.
Salah satu band di luar Jawa dan Bali yang mulai mendapat publikasi nasional dan internasional adalah band Afternoon Talk asal Lampung.
Band yang terbentuk pada 2010 dan beranggotakan Sofia, Osa dan Ridwan itu sudah pernah diliput antara lain oleh majalah Hai, Nylon Indonesia, dan SEA Indie — sebuah label musik asal Thailand yang berkonsentrasi pada musik indie pop Asia Tenggara.
Melalui musik mereka yang hangat dengan penggunaan instrumen akustik dari gitar dan ukulele, musik Afternoon Talk layak mendapat perhatian.
Lagu mereka selalu terdengar intim dan personal. Menyimak musik Afternoon Talk seperti mendengar tuturan cerita seorang teman. Gaya bernyanyi sang vokalis, Sofia di beberapa lagu seperti gaya orang mendongeng. Bahkan di lagu “Love Letter” ia berteriak resah.
Untuk mendengarkan seperti apa musik Afternoon Talk silakan klik di sini.
Bila Anda ingin menonton langsung penampilan mereka, kebetulan pada bulan Februari 2012 ini, Afternoon Talk melakukan tur kecil di Jawa. Mulai 15 Februari hingga 22 Februari 2012 mereka akan menyambangi lima kota besar dan akan tampil dalam pertunjukan yang kecil dan hangat.
Source : http://id.omg.yahoo.com/blogs/blog-editor/afternoon-talk--band-indie-pop-asal-lampung.html
BIODATA:
Afternoon Talk is a band with simple-sweet-short-acoustic songs. With Sofia (vocal), Osa (guitar,ukulele,bass), and Wawan (guitar,percussion,drum,keyboard) The idea began when Osa and Sofia talked about music, maybe at that moment Sofia was thinking that she got a same idea with Osa. And spontantly they said “Why Don’t we make a band?”. From that moment they began to make music together. The following days, Osa presented his friends during high school years Wawan to join the band and they decided to choose Afternoon Talk as the name of the band. Need to know more about the songs information? so listen to it and you’ll get to know it.
Source : http://demos.hai-online.com/index.php/profile/sofias
Menyanyikan perasaan sedih dengan riang dan tanpa beban mungkin bukan opsi yang kebanyakan orang pilih untuk menumpahkan atau melepasakan suasana hati yang tidak baik. Kesedihan atau mungkin biasa disebut dengan galau merupakan suatu perasaan yang lebih dekat dengan suasana muram, serasa beban dipundak yang sudah diemban menjadi semakin berat dan tinggal menunggu waktu untuk dihempaskan atau dilepaskan. Kebanyakan orang lebih merasa nyaman untuk ‘mendekatkan’ diri dengan musik bernuansa muram seperti post-rock atau triphop karena merasa jenis musik tersebut lebih memiliki keterikatan dengan perasaan tersebut, terutama dari segi nuansa. Namun sepertinya hal tersebut tidak berlaku bagi trio folk-pop asal Lampung yang menamakan dirinya Afternoon Talk.
Perasaan sedih yang dinyanyikan memang tersirat secara harfiah dari tiap bait lirik yang dinyanyikan oleh Sofia Sekar Arum, namun yang membedakan adalah notasi dan aransemen musik yang sengaja diracik agar tidak terdengar depresi atau sedih. Tidak percaya? Silakan dengar track pembuka berjudul “Love Letter” yang menceritakan tentang surat cinta salah alamat. Padapart terakhir Sofia terdengar seperti berpura-pura menangis dan menafikan perasaan dia yang sebenarnya jengah untuk terus sendiri, tepatnya pada bait “But oh my God, I Know that it was not for me, I’m just sick of being single you know..”. Lagu galau yang sangat manis dan menyenangkan untuk didengar. Saya mendapati seorang anak kecil yang kebetulan lewat didepan rumah menari-nari girang ketika saya memutar lagu ini. Sofia hanya terdengar muram pada track “Please Tell Me How To Turn Back The Time” itupun dengan kadar yang pas dan tidak berlebihan dengan lirik yang terbilang naif dan lugu. Sekilas intro pada “The Ship Will Bring You Home” mengingatkan saya dengan lagu “Yellow Submarine” milik The Beatles, sebuah track terakhir yang menutup sajian manis milik Afternoon Talk yang berproporsi pas.
Cara bernyanyi Sofia yang seperti bertutur atau bercerita ditingkahi oleh pola aransemen catchy dan riang merupakan formula dari musik Afternon Talk. Kita tidak perlu memutar hingga dua kali sampai mengerenyitkan dahi untuk bisa memahami dan menikmati musik yang mereka suguhkan, cukup dengan duduk sembari menikmati teh atau kopi dan camilan kesukaan. Sebuah EP yang juga membuktikan musik bagus nan catchytidak melulu harus berasal dari Pulau Jawa. Afternoon Talk seakan mengajarkan kepada kita bahwa kesedihan tidak selamanya harus disikapi secara muram dan berlebihan. Biarkan perasaan tersebut berlalu dan tumpahkan dengan riang. –tahu88
Source : http://hujanrekords.com/releases/afternoon-talk-self-titled-ep
Afternoon Talk, kalo udah pernah denger Katjie&Piering pasti ya mirip mirip lah, atau the Trees And The Wild, mirip juga. Nice sekali. Pertama tahu adalah ketika temen saya, Sekar, dia ngajakin nonton mereka tapi waktu itu belum tahu dan ada yang post link free download EP mereka. Saya download lah dan dengarkan, dan saya langsung suka setelah pertama mendengar :)
Dan khusus untuk yang ini kalian benar-benar harus mencoba, bahkan rasanya kalian pasti baru dengar kan tentang band ini? Ini cocok didengar ketika siang atau sore hari, nyaman sekali.
Baca sendiri kan kata-kata di atas? Afternoon mengemas lirik lagu "galau" dengan sangat manis dan menggambarkan bahwa sebuah lagu galau atau mellow tidak harus selalu mendayu-dayu. Afternoon Talk benar-benar handal dalam mengemas lagunya, manis dan sangat menyenangkan, menyejukkan hati saat didengar. Yang ada bukan galau, yang ada adalah ingin berdendang dan mulai memetik jari atau menggoyangkan kepala ke kiri dan kanan saat mendengar lagunya, saya yakin semua yang mendengar lagunya tidak akan merasakan hawa galau. Malah merasa seolah terbawa ke dalam lagunya.
Iya memang saya baru tahu sekarang-sekarang, tapi walaupun mereka baru mengeluarkan 1 EP yang saya tahu tapi lagu-lagu mereka tidak kalah dan patut bersaing. Everyone must know that indie have a band like that :-bd
Penjelasan saya tidak akan panjang-panjang, dari link yang saya dapat pun rasanya sudah cukup menjelaskan semuanya.
Untuk mengetahui lebih dalam karena ini terdengar asing, saya beri beberapa link tentang mereka
Reverbnation : http://www.reverbnation.com/afternoontalk
Soundcloud : http://soundcloud.com/afternoontalk
Facebook : https://www.facebook.com/afternoontalk
Last Fm : http://www.last.fm/music/Afternoon+Talk
My Space : http://www.myspace.com/afternoontalk
Official Blog : http://lovelettertojava.tumblr.com/
Twitter : https://twitter.com/#!/afternoontalk
Free Download EP : http://hujanrekords.com/releases/afternoon-talk-self-titled-ep
Kamis, 05 April 2012
Hollywood Nobody - Theories
Is that you’ll be crawling back after the fall
That’s what your impulse do
When the blindness got into you
One math theory works on ego
One plus one equal chaos
When two brains meet at one circumstance
Heart could never follow
And losing you own senses
When all you have is your sensitivity
One biological term explains it all
When you realize you’re anatomically different
That’s when you hear unbalanced beat
And looking for another connected pulse
And losing all your senses
When all you have is your sensitivity
Dengarkan lagunya disini : http://raaaaan.tumblr.com/post/20003441677/hollywood-nobody-theories-one-logic-that
Review : Adhitia Sofyan
Pada tahun 1999 Adhitia pernah memiliki proyek solo. Salah satu lagunya (menurut pengakuan temannya) pernah memuncaki tangga lagu indie di radio Ardan FM Bandung. Namun karier bermusiknya tidak berlanjut. Ia berkecimpung di industri periklanan dengan menjadi desainer grafis di Matari Advertising.
Setelah cukup mapan di Virus Communications, Adhitia kembali menjadi musisi. Dengan format akustik, ia mulai merekam beberapa lagu. EP perdananya, I’m Not Getting Any Slimmer, So Here We Go... dicetak 100 kopi, walaupun awalnya ia hanya menginginkan 20 kopi. Sisanya ia bagikan secara gratis dengan ongkos kirim ditanggung oleh Adhitia sendiri.
Adhitia mencoba mengirimkan EP-nya ke chart radio NuBuzz milik radio Prambors (ketika itu), dan pihak NuBuzz memilih 2 lagu, Adelaide Sky dan Memilihmu, untuk dimasukkan ke dalam tangga lagu. Kedua lagu inipun sukses memuncaki tangga lagu NuBuzz. Respon positif dari para pendengar membuat musisi yang pernah mengubur impiannya sebagai musisi karena gagal menjadi mahasiswa Berklee College of Music melanjutkan kariernya sebagai musisi.
Adhitia merilis album perdananya, Quiet Down, dengan konsep Freemium. Ia menyediakan album ini untuk diunduh secara gratis di blog pribadinya, disamping album fisik yang menawarkan kualitas audio yang lebih baik serta 1 lagu bonus. Namun ia mengalami masalah dalam distribusi album fisiknya. NuBuzz yang sebelumnya merilis album kompilasi Nu Buzz 1.1 (yang memuat lagu Memilihmu milik Adhitia), tidak mampu membantu mendistribusikan albumnya. Adhitia pun menunjuk Zapato Record sebagai distributor, namun distribusi albumnya tidak berjalan lancar. Album ini juga diedarkan di Jepang oleh distributor musik indie Disques Desinee dan Tower Records Jepang mendapat respon yang baik.
Album keduanya, Forget Your Plans, dirilis dalam konsep yang sama. Masih mengandalkan format akustik dan penjualan secara Freemium. Kali ini Adhitia menggandeng Demajorssebagai distributor. Di Jepang, album ini juga didistribusikan secara eksklusif oleh Production Desinee, perusahaan rekaman milik Disques Desinee.
Adhitia pernah tampil di acara Harmoni di SCTV pada bulan Agustus 2010. Penampilannya sepat menjadi bahan perbincangan di Twitter.
Pada 20 Desember 2010, Adhitia mengumumkan akan merekam album ketiganya.
Pada Bulan September 2011, Adhitia melakukan tour di Jepang. Salah satu pertunjukannya, pada tanggal 24 September 2011 di Saravah Music Lounge, Tokyo, direkam dan diedarkan secara gratis.
Album
Quiet Down
Forget Your Plans
EP
I’m Not Getting Any Slimmer, So Here We Go...
Live From His Bedroom
Source : Wikipedia
Pertama tahu Adhitia Sofyan darimana? Seperti kata di atas. Dari Film Kambing Jantan dengan lagu Adelaide Sky nya. Iya waktu itu ketika saya menonton film nya saya benar-benar suka lagu nya bersama mantan pacar saya dulu. Jadi intinya lagu ini memang memiliki kesan ketika saya mendengarkannya, membuat saya kembali ke masa ketika saya mendengarkan lagu ini bersama seseorang.
After Taste : sejuk, kalem, tenang.
Cocok Didengarkan ketika sedang tenang atau untuk menenangkan diri.
Saya sangat suka dengan album Quiet Down, saya memiliki CD nya. Adhitia Sofyan memiliki suara yang benar-benar menyejukkan hati. Lirik lagu yang simple namun benar-benar terasa nyata dan diambil dari pengalaman hidupnya.
Review : Efek Rumah Kaca
Asal Jakarta, Indonesia.
Efek Rumah Kaca adalah grup musik indie yang berasal dari Jakarta. Terdiri dari Cholil Mahmud (vokal, gitar), Adrian Yunan Faisal (vokal latar, bass), Akbar Bagus Sudibyo (drum, vokal latar). Mereka dikenal oleh para pecinta musik di Indonesia lagu-lagu mereka yang banyak menyentuh dan memotret keadaan sosial masyarakat di sekitar mereka pada semua tingkatan. Sampai sekarang, band ini sudah mengeluarkan dua buah album studio, yaitu Efek Rumah Kaca pada tahun 2007 dan Kamar Gelap pada tahun 2008. Mulai Januari 2009, mereka dipercaya untuk mengisi rubrik khusus seputar pemilu di surat kabar Kompas setiap hari Sabtu
Anggota :
Cholil Mahmud
Adrian Yunan Faisal
Akbar Bagus Sudibyo
Efek Rumah Kaca pada awalnya dibentuk pada tahun 2001. Setelah mengalami beberapa kali perubahan personel, akhirnya mereka memantapkan diri dengan formasi band tiga orang. Sebelumnya, band ini bernama Hush. Nama ini kemudian diganti menjadi Superego, lalu berubah lagi pada tahun 2005 menjadi Efek Rumah Kaca - diambil dari salah satu judul lagu pada album perdana mereka.
Sejak awal kemunculan mereka, banyak pihak yang menyebutkan bahwa warna musik Efek Rumah Kaca tergolong dalam post-rock, bahkan ada yang menyebutkan shoegaze sebagai warna musik mereka. Tetapi, Efek Rumah Kaca dengan mantap menyebutkan bahwa warna musik mereka adalah pop, karena mereka merasa tidak menggunakan banyak distorsi dan efek-efek gitar dalam lagu-lagu mereka seperti selayaknya musik rock.
Album
2007 Efek Rumah Kaca
* 1st Single - Jatuh Cinta Itu Biasa Saja
* 2nd Single - Cinta Melulu
* 3rd Single - Di Udara
* 4th Single - Desember
2008 Kamar Gelap
* 1st Single - Kenakalan Remaja di Era Informatika
* 2nd Single - Mosi Tidak Percaya
* 3rd Single - Balerina
Pertama tau Efek Rumah Kaca darimana? Dulu pas jaman di tv masih ada MTV. Suka nonton video clip nya desember sama cinta melulu. Jaman SMP selalu jadi back sound kalo lagi berdua sama mantan juga. Kami berdua penikmat eEfek Rumah Kaca hehehehe. Ya begitulah sama teman-teman pun menikmati musik mereka. A great music, liriknya nyeleneh tapi emang good banget!! Emang sih baru sekali nonton mereka perform sampe pulang jam 11 malem tapi ya itulah mereka menakjubkan, bikin nagih!! Semoga ada kesempatan untuk lihat mereka lagi :')
Jumat, 30 Maret 2012
Review : Bayu Risa
Bayu Purwadi Risakotta, also known as Bayu Risa. Lahir di Depok 6 Oktober 1983. Siapa dia? Dia adalah seorang penyanyi yang dulunya terkenal sebagai bagian dari personil Pasto, namun yang membuat dia semakin diketahui adalah ketika lagunya menjadi salah satu single yang berjudul Percaya dalam iklan sebuah provider bersama Rayi "RAN". Bayu Risa mengusung aliran electro pop, dan dia mengeluarkan albumnya di akhir 2010 yang bernama "Rise and Start Again". Sekarang tentu saja dia bersolo karir dan lebih sering tampil di acara-acara seperti pensi dan gigs. Bayu Risa berada di bawah naungan Sinjittos Records.
Bagaimana awalnya saya menyukai Bayu Risa? Itu karena sebelumnya sejak sering mendengar lagunya yang berjudul Percaya yang sering diputar di radio dan di tv, saya penasaran sosok seperti apakah Bayu Risa ini. Suatu hari teman saya mengajak saya melihat Bayu Risa. Katanya ada di Car Free Day, mengisi acara launching salah satu bank dengan produk barunya, dan kebetulan juga waktu itu ada Vidi Aldiano. Wah tampan juga rupanya dan good looking. Waktu itu saya belum tahu apa-apa dan baru pertama lihat waktu itu. Sesampainya di rumah saya coba browsing untuk dengar lagu-lagunya Bayu Risa dan kemarin baru saja membeli albumnya.
Dan untuk memperkenalkan Bayu Risa pada pendengar musik nasional, maka salah satu singlenya yang berjudul “Love Song” disediakan sebagai free download dan bebas diunduh dan dibagikan kepada siapa saja. Lagu yang memilki menampilkan warna NewWave/Disco/Nu Disco ini juga sekaligus memperkenalkan warna musik baru dari Bayu Risa yang dahulu lebih terkenal di jalur R n’B. Walau demikian kualitas teknik dan keunikan suara Bayu yang menjadi ciri khasnya selama di Pasto masih dipertahankan dalam versi yang lebih matang. Track ini sendiri diproduseri oleh Joseph Saryuf yang juga ikut mengerjakan aransemennya. Single ini akan membuktikan bahwa Bayu Risa adalah seorang penyanyi solo yang patut diperhitungkan di dunia musik Indonesia.
Iya selain memiliki wajah tampan dan suara bagus dalam setiap penampilannya da selalu tampil eksentrik, dia selalu menyertakan tarian dan gaya-gaya khas miliknya yang membuat si penonton menjadi semakin mengenal dan kagum kepadanya dengan gaya khas nya. Selain itu Bayu Risa termasuk orang yang ramah kepada penggemarnya dan selalu melemparkan senyum manisnya pada penggemarnya.
Lagu yang berjudul "Percaya" diilhami oleh pengalaman Bayu Risa merasakan perjuangan anak-anak penderita kanker untuk dapat bertahan hidup sembari melawan penyakit mereka. Semangat mereka yang tinggi untuk melawan penyakit ini membuat Bayu Risa tergerak untuk ikut memberikan dukungan moral dalam bentuk lagu. “Gapai semua mimpimu, berjalanlah tanpa ragu Yakinkan hatimu dan tetap percaya” Penggalan lirik di atas mencerminkan dukungan moral Bayu Risa yang disalurkan melalui sebuah lagu beraliran electro-pop/dance dengan berbagai elemen musikal yang dinamis dan segar.
Sekarang,setelah sukses dengan albumnya Rise and Start Again, Bayu Risa merilis single barunya yang berjudul "Desire" khusus pada lagu ini Bayu Risa berkolaborasi dengan Hannah Al-Rashid dan rapper JFlow yang juga lawan main nya di salah satu sinetron musikal "Iskul". Kolaborasi ini didasari oleh rasa suka pada aliran musik yang sama, single ini tidak meninggalkan ciri khas dari Bayu Risa yaitu dengan electronic dance yang kental. Single ini sangat enak didengar, cocok untuk membuat sedikit berdendang, suara Bayu Risa bisa berbaur dengan suara Hannah dan juga JFlow, membuat single ini sangat manis.
Album Bayu Risa - Rise and Start Again
Track List:
1. Head On Wheels (featuring Ciel Duke)
2.Ku Ingin Kau Tahu (Featuring DFMC)
3.Sahabat
4. Love Song
5. Ain't Gonna Stop (please You)
6. Bersinar Untukmu
7. Percaya feat. Rayi
8. DFire fear. Sara Un Soiree
9. Sela
10. It's Been A Long Tome feat. Direct Action Group
His Twitter : https://twitter.com/#!/bayurisa
His My Space : http://www.myspace.com/bayurisa
His Facebook Fan Page : https://www.facebook.com/bayurisa?ref=ts
Rabu, 28 Maret 2012
Review : Hollywood Nobody
1. Harmony In D Minor
3. Betrayal
4. Secret Nobody Knows
5. Into Hate
6. Love Me
7. I'll still Leave
8. Telescope
9. Theories
10. Love Song
11. The Boy And A Guitar
12. Woe To You, Lover
13. I Write This Song For You
14. No Existence Could Be Harder
Monkey To Millionaire
Band yang berasal dari Jakarta ini memiliki nama yang sangat unik, yaitu Monkey To Millionaire. Sedikit unik ketika pertama kali mendengar namanya, dan yang pertama muncul di benak saya adalah "band apaan sih nih? aneh namanya!" tapi semua pikiran aneh itu hilang jaug saat suatu hari seorang teman saya update status di facebook dengan liriknya Monkey To Miliionair - Merah, statusnya berisi "di dalam kamar ini, aku bersembunyi lagi, mereka yang kita sayangi yang paling mampu melukai" and i think of course yes! Saya sangat suka dengan lirik lagunya. Jadi asal muasal saya mencintai Monkey To Millionaire adalah karena ini.
Monkey To Millionaire berdiri pada tahun 2004 dengan formasi Wiznu Adji (Vocal/Gitar), Agan Sudrajat (Bass), Emir Kharsadi (Drum), dan Manos (Gitar). Mereka mengusung aliran alternative rock. Sebelumnya di awal tahun 2000-an mereka memakai nama "Lucca" sampai akhirnya mereka memakai nama Monkey To Millionaire. Tanggal 27 April 2007 adalah tanggal dimana EP pertama mereka rilis dan masih berada di bawah naungan Sinjitos Record. Sedangkan di tanggal 30 Mei 2009 mereka resmi merilis album mereka yang diberi judul "Lantai Merah". Mereka juga salah satu jebolan L.A Lights Indie Fest vol 2 dan mereka booming dengan "Rules and Policy"-nya yang juga pernah di cover oleh seorang anak kecil di you tube.
Album "Lantai Merah" sendiri mempunyai arti bahwa mereka mengerjakan album ini sampai titik darah penghabisan hingga memerahkan lantai. Monkey To Millionaire pun duet dengan Marsha Suryawinata dalam lagu "Strange Is The Song In Our Conversation" yang menurut saya sangat manis sekali. Saat ini yang saya ketahui mereka memiliki satu EP dan satu buah Album. EP Stange Is The Song In Our Conversation dan Album Lantai Merah.
Fans dari Monkey To Millionaire diberi nama Street Millionaires, dan saya bergabung menjadi Street Millionaires Bandung. Sangat menyenangkan menjadi bagian dari mereka. Dan kalian siapapun yang suka Monkey To Millionaire bisa gabung ke @streetmillion atau @StreetMillionBD silahkan bergabung bersma kami :)
Monkey To Millionaire - Lantai Merah (2009)
Track List :
1. Fakta dan Citra
2. Kiasan
3. Let Go
4. Merah
5. Replika
6. Satu Nama
7. Clown
8. The Vow
9. 30 Nanti
10. Strange Is The Song In Our Conversation
Jumat, 24 Februari 2012
Review : Midnight In Hollywood :D
Saya mulai menyukai mereka di akhir tahun lalu, mulai download lagunya untuk coba-coba di dengar dan first time i hear they song, i loved them so much!!!
Sumpah musik mereka adalah musik yang selama ini saya cari *eaaaaa lebay*
Tapi emang iya enak banget deh, mereka mood controller banget. Kalo mood lagi down saya denger lagu mereka dan bisa tenang lagi, nah setelah download satu akhirnya saya download semua lagu yang ada. Saya ingin sekali beli albumnya, nanti kalau ada waktu.
Dengerin lagu itu dan akhirnya pada bulan januari saya lihat @hollynobody ngetwit di twitter kalau mereka akan ngadain konser di Bulan februari. Excited banget dan ingin nonton banget.
Pertama, saya ajak Ajeng... Dia tadinya mau nemenin sodara nya nonton Maliq...
Oke hopeless...
Saya ngetwit juga di twitter....
Ada Dewi yang katanya ngajak tapinya ga jadi.... Makin Hopeless...
Ajak Togun, dia harkos ternyata, bikin seneng tapi ga jadi.
Ajak Rakka juga harkos ending nya ga jadi.
Jadinya tetep sama Ajeng, emang doi tuh ya sahabat terkeceeee :">
Fix pergi sama Ajeng setelah H-1 saya ngetwit di twitter Bayarin dia yang mau temenin saya ke Midnight In Hollywood *gila gak sih ampe sayembara gitu* hahaha it's the best way to get friend to go to a gigs :))
Dan hari H...
Setelah nge-KEPO twit nya @hollynobody dan @FFWDrecords katanya tuhhhh Tiket on the spot mulai dibuka jam 11 eh ini versi hollynobody, versi FFWD adalah dibuka jam 7. Dan yang benar adalah versi FFWD....
Oke caw sama Ajeng jam 6an, nyampe di IFI ( Institut Francaise Indonesia) *eh bener gak sih nulisnya?* setelah nyampe, beli tiket OTS dan pergi sholat dulu... Open Gate nya jam 7.. Kita nunggu dulu di dalem sambil foto. Dan ini dia ketika saya foto di dalam :



Setelah foto-foto kita nunggu sampe sekitar jam 8 malam lalu konser di mulai.. Eh iya, ini review dari Hollynobody di blognya "Midnight In Hollywood" itu versi mereka dan sekarang saya akan ceritakan versi saya.
Pertama mereka masuk kita disuruh berdiri dari yang awalnya posisinya duduk. Iya, Diantra sang vokalis yang nyuruh kita berdiri. Kalian tau? Bulu kuduk saya mulai merinding saat musik mulai... Diantra pertama nyanyi lagu Betrayal. Jadi sesi pertama adalah : Betrayal | Telescope | The Boy and a Guitar | Kiss the Pain Away | Love Song | No Existence Could Be Harder
Pas pertama nyanyi betrayal semua yang ada disitu ikut nyanyi termasuk saya yang hafal lagunya, ah excited banget!! Mereka keren, di sesi ke 1 yang saya engga hafal cuma lagu The Boy and a Guitar dan No Existence Could Be Harder jadi di lagu sisanya saya ikut nyanyi, walaupun saya engga hafal tapi saya tetep takjub sama perform mereka. Sumpah deh entah berapa kali bulu kuduk saya merinding waktu denger ka Diantra nyanyi..




















Ini foto-foto mereka, ah saya benar-benar menikmati petunjukan mereka yang menarik dan manis di malam itu. Malam minggu yang nyaris menakjubkan. Hollywood Nobody tampil begitu manis dan rapi. Ditambah Lucky Annash, seorang pianis asal Jakarta yang tampan dan sangat kereeen sekali B)
Pokonya pertunjukan itu sangat menawan dan menyenangkan, suatu pencerahan di sabtu malam. Terimakasih Ajeng dan akhirnya bisa melihat band favorite saya secara langsung.
They're so awesome :))



















